Penyerang Naturalisasi Ngambek, Ini Tanggapan Sriwijaya

Penulis:
Selasa , 14:00 WIB
Penyerang Naturalisasi Ngambek, Ini Tanggapan Sriwijaya

Alberto Goncalves (kanan)/foto internet

Berita Liga 1 Indonesia: Tim pelatih Sriwijaya FC tidak ingin mempermasalahkan sikap penyerang Alberto Goncalves yang menunjukkan rasa kecewanya saat dirinya ditarik keluar pada pertandingan terakhir kala Sriwijaya FC menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (14/4) lalu.

Dalam pertandingan yang akhirnya selesai dengan kedudukan sama kuat 2-2 itu, Beto yang sempat mencetak gol di akhir babak pertama memang ditarik keluar oleh tim pelatih Sriwijaya FC yang pada waktu pertandingan tidak didampingi pelatih kepala Rahmad Darmawan yang harus mengikuti kursus kepalatih Pro AFC.

Keputusan tim pelatih yang memutuskan untuk menarik dirinya untuk diganti pada saat skor imbang 2-2 itu yang kemudian memunculkan kekecewaan Beto. Penyerang naturalisasi itu bahkan tidak menutupi rasa kesalnya dengan memilih untuk tidak duduk di bench pemain cadangan, namun memilih berjalan cepat meninggalkan area teknik Sriwijaya FC menuju ruang ganti begitu dirinya sudah ditarik keluar.

Menyikapi kekecewaan Beto, Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Rasiman yang pada pertandingan tersebut menggantikan posisi RD menilai apa yang ditunjukkan Beto adalah hal bisa. Dan menurutnya hal itu tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang berlebihan.

"Sebagai pemain memang harus punya mental seperti itu. Kami sangat memahami. Dan, buat kami tidak hanya Beto yang marah, tapi 5 pemain cadangan yang tidak dimainkan, lalu 15 pemain yang tidak masuk daftar susunan pemain," kata Rasiman seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia.

Rasiman kemudian membeberkan alasannya di balik menarik keluar Beto dan memasukkan Patrich Wanggai pada saat timnya membutukan gol tambahan untuk bisa memetik tiga poin dalam laga kandang.

"Banyak hal yang menjadi pertimbangan. Di babak kedua permainan Persipura justru menanjak. Mereka berhasil mencetak 2 gol balasan dalam tempo 5 menit lewat serangan balik. Kalau ini tidak diperhatikan, bisa jadi bukan hasil imbang yang didapat di akhir pertandingan, tapi malah kalah," ujarnya.

Diakui Rasiman, tim pelatih berharap Patrich Wanggai yang merupakan pemain yang berasal dari Papua dan lebih mengenal karakter lawan akan bisa memberikan kontribusi positif terhadap. Namun sampai akhir pertandingan tidak ada kontribusi signifikan yang mampu ditunjukkan eks penyerang timnas U-23 itu. "Patrich Wanggai dimasukkan karena dia pemain Papua yang diharapkan bisa punya motivasi lebih menghadapi Persipura," pungkasnya.

Artikel Tag: liga 1, sriwijaya fc, persipura jayapura, rahmad darmawan, peter buttler, alberto goncalves

668