Ducati Akhirnya Berikan Klarifikasi Soal Drama Team Order di Race Pamungkas

Penulis:
Selasa , 22:36 WIB
Ducati Akhirnya Berikan Klarifikasi Soal Drama Team Order di Race Pamungkas

Jorge Lorenzo vs Andrea Dovizioso (Sumber: Autosport)

Berita MotoGP: General manajer program Ducati Gigi Dall’Igna, akhirnya memberikan klarifikasi bahwa pesan kepada Jorge Lorenzo agar membiarkan Andrea Dovizioso lewat selama race pamungkas MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo merupakan suatu kesalahpahaman timnya.

Jorge Lorenzo melaju di depan rekan satu timnya sekaligus salah satu kandidat peraih gelar MotoGP musim ini, Andrea Dovizioso, di posisi keempat selama race penentu di Valencia dan diberi kode ‘Suggested Mapping 8’, namun, ia justru menolak untuk menepi.

Dua rider Ducati tersebut akhirnya mengalami crash, dan Lorenzo mengaku sengaja mengabaikan pesan dari Ducati lantaran menurutnya ia lebih cepat dan bisa membantu Dovizioso tetap menempel rombongan rider terdepan.

Menanggapi masalah tersebut, Gigi Dall’Igna pun menyatakan bahwa timnya salah menginterpretasi situasi karena berpikir Dovizioso lebih cepat.

“Ini adalah saran, bukan perintah. Saya pikir ini adalah kesalahpahaman kami menyaksikan TV,” ungkap general manajer program Ducati tersebut.

“Tahun ini, kami memiliki beberapa race yang bisa Anda menangkan jika Anda cepat dan beberapa yang tidak bisa Anda menangkan jika Anda tidak mampu mengendalikan dan tidak menghancurkan seluruh ban belakang di akhir race.

“Race [Minggu (12/11) kemarin] merupakan yang kedua, sehingga Anda harus berada di bagian akhir race sebenarnya dekat dengan rider pertama dan dengan ban belakang terbaik yang mungkin, karena pemakaian ban merupakan masalahnya.

“Saran kami adalah rider yang lebih cepat harus tetap di depan untuk menempel rider terdepan dengan kemungkinan Dovi memenangkan race dan ini adalah tujuan kami selama race.

“Menurut pendapat kami saat menyaksikan TV adalah Dovi merupakan rider tercepat dan sehingga kami ingin ia di depan Lorenzo. Para rider memiliki pandangan berbeda.

“Lorenzo, ketika ia melihat sinyal kami di dashboard, berupaya sedikit kebih cepat sehingga Dovi tidak bisa mengejarnya, dan sehingga ia pikir bahwa ia adalah rider tercepat dan ia terus berada di depan.”

Artikel Tag: jorge lorenzo, andrea dovizioso, gigi dall’igna, ducati, sirkuit ricardo tormo, motogp

1611