Didier Deschamps Bosan dengan Pertanyaan Tentang Karim Benzema

Penulis:
Selasa , 18:15 WIB
Didier Deschamps Bosan dengan Pertanyaan Tentang Karim Benzema

Deschamps bosan dengan perbincangan soal Benzema (Image: Four Four Two)

Berita Sepak Bola: Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, mengaku bosan dengan segala pertanyaan menyangkut masa depan Karim Benzema di timnas, namun enggan menutup peluang bagi sang striker untuk kembali dalam skuat.

Sang striker Real Madrid sudah tidak pernah membela Les Blues sejak kasus dugaan pemerasannya terhadap rekan setim di timnas, Mathieu Valbuena, menguak di tahun 2015 lalu. Kasus itu masih belum dibawa ke pengadilan, namun pada bulan Juli lalu ada temuan yang meringankan Benzema.

Benzema yang terakhir kali mengenakan seragam Prancis di Oktober 2015, mengklaim dalam suatu wawancara di hari Minggu (12/11) lalu bahwa Deschamps takkan pernah memberikannya kesempatan dan sang pelatih kini jengkel terus mendapatkan pertanyaan seputar masa depan sang striker berusia 29 tahun itu.

"Apakah kalian berencana untuk membicarakan hal ini di setiap pertandingan?" ucap Deschamps dalam konferensi pers jelang laga persahabatan kontra Jerman di hari Selasa (14/11) malam ini waktu setempat. "Kabar soal timnas Prancis adalah tentang laag kontra Wales dan kini Jerman, sebuah laga yang prestisius."

"Bukalah semua perdebatan yang kalian inginkan, namun saya kira para pemain yang saya pilih dan mereka yang saya percaya, pantas mendapatkan hormat. Saya tidak jengkel. Itu bisa menjadi bosan, namun saya akan menghadapinya."

Prancis disebut-sebut sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia tahun depan, namun Deschamps mengklaim bahwa predikat itu tak hanya disandang oleh timnya, sebab dia memandang Jerman berada di level yang lebih tinggi.

"Mereka (para pengamat) pasti bukan orang Prancis," ucap pelatih berusia 49 tahun ini. Saya tidak tahu, mungkin mereka mengambil risiko. Itu adalah sesuatu yang cukup mengagumkan di luar batasan kami, banyak spesialis yang menyadari kualitas dari apa yang bisa kami lakukan."

"Saya menganggap Jerman lebih baik dari kami. Melalui pengalaman mereka dalam beberapa tahun terakhir, ada pengalaman kolektif. Di level internasional itu memerlukan waktu, Anda hanya harus melihatnya melalui petualangan mereka yang berawal di tahun 2004 atau 2006 dan kemudian pada akhirnya meraih titel Piala Dunia delapan tahun kemudian (di tahun 2014)."

Artikel Tag: karim benzema, real madrid, didier deschamps, timnas prancis, piala dunia

121