Merasa Dipantau, Pelatih Honduras Mengaku Kecewa dengan Australia

Penulis:
Selasa , 17:30 WIB
Merasa Dipantau, Pelatih Honduras Mengaku Kecewa dengan Australia

Jorge Luis Pinto / via Gettyimages

Berita Sepak Bola: Jorge Luis Pinto menuduh Australia bermain curang, karena dirinya tidak puas dengan alasan Socceroos setelah sebuah pesawat tak berawak terlihat terbang di atas sesi latihan timnya menjelang pertandingan leg kedua babak play-off Piala Dunia, Rabu (15/11).

Sebuah tempat di Piala Dunia 2018 di Rusia sedang diperebutkan kedua belah pihak, terutama setelah Honduras mengklaim bahwa Australia menggunakan pesawat tak berawak untuk memata-matai negara anggota CONCACAF itu yang tiba di Sydney pada Senin (13/11).

Socceroos yang hanya bermain imbang 0-0 di leg pertama minggu lalu di San Pedro Sula, bersikeras bahwa perangkat udara tak berawak itu dioperasikan oleh sebuah keluarga di sebuah taman di sebelah Stadion ANZ.

Namun, Pinto menolak penjelasan tersebut pada konferensi pers pra-pertandingan.

“Insiden itu memalukan,” kata Pinto kepada wartawan. “Untuk negara maju seperti itu, ketika Australia pergi ke Honduras mereka memeriksa setiap kamar mandi, setiap kotak di stadion, tempat mereka berlatih dan juga (tempat pertandingan).”

“Ini adalah kejadian yang memalukan, video tersebut menunjukkan lebih dari apapun, apa yang bisa ditunjukkan oleh drone. Jangan merasa tidak bersalah. Ada spionase di sepak bola.”

“Sama seperti VAR (asisten video asisten) yang telah berhasil mencapai sepak bola, pesawat tak berawak juga melakukan spionase.”

Meski kecewa, tapi Pinto tidak ingin memperpanjang masalah dan berusaha fokus pada pertandingan.

“Terlepas dari insiden dengan pesawat tak berawak dan kemungkinan informasi wartawan Honduras mengenai tim kami, kami sangat senang dengan sambutan dari warga kami yang tinggal di sini, kami sangat nyaman, kami hanya berharap bisa bermain bagus besok. Kami berhadapan dengan tim yang seimbang,” tambah Pinto.

“Kami harus agresif dan kami akan lebih senang jika bisa pergi ke Honduras dengan kepastian lolos.”

Artikel Tag: honduras, australia, jorge luis pinto

134