Lima Pertandingan Legendaris Atletico Madrid vs Barcelona

Penulis:
Kamis , 19:45 WIB
Lima Pertandingan Legendaris Atletico Madrid vs Barcelona

Duel Atletico Madrid vs Barcelona (foto:Mesqueunclub)

Berita Liga Spanyol: Pertandingan antara Atletico Madrid dan Barcelona sering menyajikan drama dan banyak gol tercipta. Kedua klub akan saling berhadapan akhir pekan ini usai jeda internasional. Berikut lima pertandingan spektakuler antara kedua tim yang akan selalu membekas di ingatan para pecinta sepak bola.

  Barcelona 5-4 Atletico Madrid Pada 1997


Dianggap sebagai salah satu pertandingan terhebat di sepanjang sejarah sepak bola Spanyol. Kedua tim bertemu di perempat final Copa del Rey musim 1996/97 dengan Barcelona tampil sebagai pemenang setelah menang agregat 7-6 pada dua leg.

Leg pertama berakhir dengan imbang 2-2, tidak ada yang bisa menebak apa yang terjadi di leg kedua. Di babak pertama Atleti unggul tiga gol berkat hat-trick Milinko Pantic. Namun di babak kedua Barca bisa bangkit dan menjebol gawang tim tamu dua kali melalui Ronaldo, Pantic kemudian menambah pundi gol timnya ketika laga menyisakan waktu 25 menit.

Selanjutnya Luis Figo kembali memperkecil ketertinggalan Blaugrana dengan sepakannya sebelum Ronaldo melengkapi hat-tricknya. Dengan sisa waktu sepuluh menit, Juan Antonio Pizzi melengkapi comeback tim Catalan dengan skor akhir 5-4.

2008: Atletico Madrid 4-2 Barcelona

Sebelum kedatangan Diego Simeone Atletico Madrid adalah tim yang sangat berbeda dalam hal menyerang mereka sangat berani meski belum menemukan keseimbangan di lini pertahanan. Ini adalah sebuah pertandingan sangat spesial bagi Sergio Aguero yang membuktikan diri sebagai salah satu yang terbaik apalagi setelah berhasil mengungguli sahabat baiknya Lionel Messi.

Barcelona saat itu dilatih Frank Rijkaard dan mereka dianggap kuran memiliki pemain bertalenta, Ronaldinho merupakan salah satu dari yang sedikit dimiliki, pada malam itu ia menunjukkan penampilan luar biasa dan menyumbangkan tendangan akrobatik yang memberi keunggulan bagi Barca.

Yang paling diingat adalah penampilan luar biasa Kun Aguero yang mencetak brace dan menyumbangkan satu assist untuk Max Rodriguez yang mampu melewati hadangan pemain belakang Barca untuk menceploskan satu gol melalui aksi solonya. Selain itu Aguero juga membuat timnya dihadiahi penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Diego Forlan.

2009: Atletico Madrid 4 - 3 Barcelona


Seperti halnya pertandingan di tahun sebelumnya laga di 2009 ini menyajikan banyak gol. Lini depan Atleti yang dihuni pasukan Amerika Selatan menggila malam itu. Barca memang unggul dua gol terlebih dahulu melalui Thierry Henry dan Lionel Messi, namun berhasil disamakan oleh aksi Diego Forlan dan Sergio Aguero.

Sebelum Henry membawa timnya unggu lagi dan membungkam seantero Calderon. Bukan Atleti jika mudah menyerah begitu saja, mereka kemudian bisa melakukan comeback dan membalikkan kedudukan menjadi 4-3 melalui penalti Forlan dan satu gol lagi dari Aguero.

2011: Barcelona 5-0 Atletico Madrid


Saat itu Barcelona sedang on fire di bawah Pep Guardiola bertahun=tahun setelah mengalami hasil mnegecewakan saat melawan Atleti akhirnya mereka bisa membalasnya. Hat-rick Lionel Messi di laga tersebut semakin menunjukkan talenta terbaiknya, sementara secara tim Barca juga bermain impresif.

Sementara Los Rojiblancos sedang dalam masa transisi setelah ditinggal oleh para pemain bintangnya dan datangnya pelatih baru, Diego Simeone.Messi terbukti sulit untuk dikendalikan, Blaugrana unggu terlebih dahulu melalui sontekan David Villa .

Sementara Messi mencetak gol pertama dan keduanya setelah berhasil mengecoh barisa pertahanan Atleti sebelum melengkapi hat-tricknya melalui kerjasama satu dua dengan Villa dan memberikan kemenangan telak 5-0 atas Atleti.

2014: Barcelona 1–1 Atlético Madrid


Mengapa pertandingan tahun tersebut menjadi spesial meski hanya berakhir imbang? Karena di malam itu Atletico Madrid mengunci juara La Liga di hari terakhir musim tersebut di stadion kebanggaan Barca, Nou Camp,

Pertandingan tersebut benar-benar menentukan juara liga musim 2014/15, yang harus dilakukan tim tamu adalah terhindar dari kekalahan jika kalah maka mereka harus rela gelar juara menjadi milik Barca.

Di awal laga Atleti harus kehilangan pemain andalan mereka, Diego Costa dan Arda Turan, beberapa menit menjelang turun minum situasi menjadi semakin buruk setelah Barca unggul melalui gol Alexis Sanchez.

Keberuntungan berada di pihak Atleti karena setelah jeda mereka bisa menyamakan kedudukan melalui Diego Godin memanfaatkan tendangan sudut. Kedudukan tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan dan Los Rojiblancos berhasil meraih gelar juara La Liga setelah penantian selama 18 tahun sekaligus mengakhiri dominasi Barca dan Real Madrid

Artikel Tag: atletico madrid, barcelona, la liga

194