Berita Liga 1 Indonesia: Djanur Beberkan Masalah Persib Sulit Tembus Papan Atas

Penulis:
Senin , 18:00 WIB
Berita Liga 1 Indonesia: Djanur Beberkan Masalah Persib Sulit Tembus Papan Atas

Djadjang Nurdjaman dalam wawancara di Husein Sastranegara sepulangnya dari Tenggarong

Liga Olahraga - Berita Liga 1 Indonesia: Djadjang Nurdjaman melepaskan jabatan sebagai juru taktik Maung Bandung. Pria asal Majalengka ini pun akhirnya membeberkan pangkal masalah yang membuatnya berkutat dalam tekanan hebat di Persib.

Penyebab Djanur tidak tahan lagi mengemban tugas sebagai pelatih karena dia terus ditekan Bobotoh. Pasalnya, Maung Bandung gagal jadi kesebelasan berbahaya di ajang Liga 1. Persib lebih sering berutat dengan kekalahan sehingga posisiya tercecer di papan bawah.

Djanur pun akhirnya mengalah karena Bobotoh sudah begitu geram lantaran pelatih 59 tahun ini gagal mengangkat Persib. "Alasannya, adalah karena saya tidak berhasil mengangkat performa Persib dalam kompetisi kali ini sebelum putaran pertama berakhir," ujar Djanur kepada wartawan.

Dengan materi pemain bintang level lokal hingga internasional layaknya Michael Essien, Persib kurang bertaring. Padahal ekspektasi dari semua Bobotoh dan manajemen Persib akan mampu berbicara banyak. Mereka hanya mampu menjaga rekor kandang itu pun beberapa laga berakhir imbang.

"Terseok-seok terus seperti ini dan tentunya jauh dari harapan seluruh pihak, baik dari harapan manajemen ataupun harapan dari Bobotoh," kata Djanur.

Dia pun akhirnya membeberkan alasan Persib tidak disegani karena sektor depan timnya tidak prima. Sergio Van Dijk lebih banyak berkutat cedera. Sedangkan Carlton Cole yang jadi rekrutan Djanur di pramusim tidak bisa membuktikan kapasitasnya sebagai eks bomber papan atas Inggris.

"Lebih teknis lagi sebetulnya tim ini menjanjikan, tetapi alasan paling krusial karena tidak memiliki stiker yang mumpuni, padahal kalau secara kolektivitas permainan dari build up saya pikir cukup baik namun karena tidak ada stiker buntu di depan mandul ga bisa mencetak gol dan itu pun jadi persoalan utama," tuturnya.

Djanur pun mengaku bahwa masalah rekrutmen pemain di bursa transfer itu adalah tanggung jawabnya. Sehingga ketika Persib tak bisa bicara banyak karena striker mereka majal, Djanur menjadi sosok yang patut disalahkan. Dia juga mengaku bahwa Cole memang tidak sesuai dengan harapannya.

"Mungkin itu kesalahan terbesar saya karena rekrutan pemain itu menjadi tanggung jawab saya, saya tidak mampu menghadirkan stiker yang mumpuni, Sergio cedera kemudian Cole jauh dari ekpektasi dan boleh dikatakan dia adalah pembelian gagal," tuturnya.

Oleh karena itu, Djanur pun memilih mundur karena dia yang membuat Maung Bandung tidak berada di trek yang sebetulnya. "Saya tidak lempar tanggung jawab ke kiri atau kanan, itu tanggung jawab saya dan itu kesalahan besar saya," tandasnya.

Artikel Tag: djadjang nurdjaman, djanur, persib, carlton cole, liga 1, resign

453