Berita Tenis: Rencana 30 Jam Marin Cilic Tidak Cukup Untuk Imbangi Roger Federer

Penulis:
Senin , 11:09 WIB
Berita Tenis: Rencana 30 Jam Marin Cilic Tidak Cukup Untuk Imbangi Roger Federer

Marin Cilic harus puas menjadi runner up di Wimbledon musim ini [sumber foto: reuters]

Ligaolahraga - Berita Tenis: Pikiran Marin Cilic bertekad untuk menang, tetapi tidak dengan tubuhnya. Setelah memainkan permainan terbaiknya untuk melenggang ke final Wimbledon, cedera di kakinya ditambah permainan Roger Federer yang memukau, membuat Cilic harus berkemas lebih cepat.

Cilic mengamankan tiga match point melawan Federer di perempatfinal Wimbledon tahun 2016, tetapi di final kali ini, kisahnya sama sekali berbeda, apalagi setelah masalah pada kaki membuat Cilic tidak mampu memaksimalkan servis atau groundstrokenya.

Pada setiap pertandingan menuju final, Cilic menghasilkan rata-rata 21 ace, tetapi hanya melesatkan lima ace melawan Federer. Cilic juga menghasilkan 16 winner di final, dibandingkan rata-rata 55 winner dalam enam pertandingan pertamanya.

The 28-year-old appeared to break down in tears at one point as he was seen to by his trainer midway through the second set

“Itu tentunya hari yang tidak beruntung. Saya mengalami cedera yang cukup parah. Saya bahkan merasakannya di semifinal ketika melawan Sam Querrey. Saya ingin berterima kasih kepada para terapis di sini. Mereka sangat membantu. Mereka secara konstan mendampingi saya dalam 30 jam terakhir. Mereka melakukan semua hal yang bisa mereka lakukan, tetapi sayangnya saya masih merasakan sakitnya. Setiap kali saya harus melakukan reaksi atau perubahan gerakan yang cepat, saya tidak mampu melakukannya,” jelas Cilic.

Cilic continued to play the final but was no match for Federer's charge on Centre Court

“Secara emosional, itu tentunya sangat berat, karena saya tahu benar apa yang sudah saya lalui dalam beberapa bulan terakhir untuk mempersiapkan diri. Hal itu juga berat karena tim saya. mereka telah melakukan banyak hal bagi saya. Saya hanya merasa itu benar-benar ketidakberuntungan. Tetapi, saya sangat ingin memberikan kemampuan terbaik saya dan berusaha sebisa mungkin.”

Cilic was at full stretch as he attempts to meet a shot from Federer during the final set of the final on Centre Court on Sunday

Terlepas dari cederanya, Cilic juga memuji permainan Federer di sepanjang dua pekan ini. Ia mengatakan bahwa Federer menghasilkan beberapa permainan terbaik dan Federer sama mengagumkannya di luar lapangan.

“Saya pikir kemampuan dan hasratnya untuk terus berkembang tentunya salah satu yang terbaik di olahraga ini. Bahkan di usianya yang sekarang ini, ia masih terus berkembang dan menantang dirinya sendiri untuk menjadi lebih baik. Selamat baginya dan timnya yang menemukan jalan untuk membuat Roger berada di level lainnya. Ia benar-benar pria sejati dan salah satu duta terbesar di dunia tenis,” komentar Cilic tentang Federer.

The two men embrace at the net after the men's singles final on Centre Court on Sunday

Cilic akan berusaha untuk fokus terhadap hal positif yang terjadi dalam dua pekan terakhir seiring dengan persiapannya menuju musim hard-court di Amerika. Memenangkan gelar Grand Slam perdananya di US Open tahun 2014 dan gelar turnamen Masters pertamanya di Cincinnati musim lalu, ia tahu bahwa ia memiliki kemampuan untuk mencetak hasil yang lebih besar.

Mencatatkan kesuksesan di lapangan yang berbeda di musim ini, termasuk kemenangannya di Istanbul, telah memberinya kepercayaan bahwa ia bisa memenangkan pertandingan di manapun ia bertanding.

Artikel Tag: tenis, wimbledon, us open, marin cilic, roger federer

381 
Berita Terkait
load more article