Berita Badminton: Kalah Pamor, Malaysia Kecewa Tak Masuk Tuan Rumah Kejuaraan Level 2 BWF

Penulis:
Selasa , 06:45 WIB
Berita Badminton: Kalah Pamor, Malaysia Kecewa Tak Masuk Tuan Rumah Kejuaraan Level 2 BWF

Lee Chong Wei Saat Juara Malaysia Open 2016/[Foto:Dailymail]

LigaOlahraga - Berita Badminton: Malaysia hanya terpilih untuk menjadi tuan rumah turnamen internasional BWF level tiga, yang mana level dua atau setingkat super series premier diraih oleh tiga negara, yakni Indonesia, China dan juga Inggris.

Walaupun Malaysia punya ajang bergengsi seperti Malaysia Open, namun BWF menganggap masih belum memenuhi kriteria untuk menjadi tuan rumah kejuaraan di level 2, di mana tidak hanya menyediakan hadiah yang sangat besar, namun dari segi penyelenggaraan dan juga antusiasme para penonton juga menjadi acuan BWF dalam penilaian untuk menyelenggarakan turnamen tersebut.

"Tidak mudah untuk memilih tiga negara untuk menjadi tuan rumah di level atas. Semua melakukannya dengan sangat baik sebagai tuan rumah super series selama bertahun-tahun. Sangat disayangkan bahwa Malaysia tidak mendapatkan perkerjaan ini, namun kami begitu dekat," kata Thomas Lund, setelah pertemuan dewan BWF pada Minggu (19/3) di Kuala Lumpur Malaysia.

Inggris memiliki sejarah yang besar dan sangat panjang dengan All England yang menjadi turnamen bulutangkis tertua di dunia, sementara China dan Indonesia memiliki pangsa pasar yang sangat besar dan basis para penggemar yang luas.

"Kami juga banyak dilibatkan dalam perencanaan struktur baru ini. Ada perubahan dalam aturan, dan juga hadiah uang yangmeningkat pada setiap level, sehingga ini menjadikan hadiah terbesar bagi para pebulutangkis ketika aturan ini dimulai.”

“Level Ini tidak akan dikenal dengan nama super series. Kami akan datang dengan nama baru saat peluncuran resmi kami," pungkas Thomas Lund.

Manajer umum Federasi Badminton Malaysia (BAM), Lawrence Chew justru tidak merasa kecewa tentang pengaturan format baru ini.

"Saya pikir ini adalah keputusan yang adil buat kami, semua pemain yang berada di 10 besar dunia harus mengikuti kejuaraan di level dua dan level tiga. Jadi, itu berarti Malaysia Open masih akan menarik minat para pemain terbaik. Satu-satunya perbedaan adalah hadiah uang," kata Lawrence.

Artikel Tag: bam, bwf, malaysia open

6281 
Berita Terkait
load more article