Berita MotoGP: Menurut Rossi, Ini Biang Kegagalannya Tak Bisa Raih Gelar Juara Dunia 2016

Penulis:
Jum'at , 08:00 WIB
Berita MotoGP: Menurut Rossi, Ini Biang Kegagalannya Tak Bisa Raih Gelar Juara Dunia 2016

Velentino Rossi di Sirkuit Mugello

Liga Olahraga - Berita MotoGP: Pada musim ini, pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi kembali gagal meraih gelar juara dunia yang ke-10. Pebalap asal Italia ini pun harus mengakhiri musim sebagai runner up untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kembali ke Yamaha pada 2014 silam.

Pada musim ini, The Doctor – julukan Rossi tertinggal 49 poin dari pebalap Repsol Honda, Marc Marquez yang menjadi juara dunia. Hal ini berbanding terbalik dengan musim 2015 di mana Rossi hanya tertinggal lima poin dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo yang pada saat itu meraih gelar juara dunia.

Menurut Rossi, kegagalannya pada musim 2016 ini disebabkan dirinya sulit move on dari musim 2015 lalu, di mana saat itu The Doctor gagal meraih gelar juara dunia pada seri-seri terakhir. Pengalaman pahit pada 2015, kata dia, membuatnya sulit meraih juara pada awal-awal seri MotoGP 2016.

“Saya minta maaf bahwa saya tidak menang, tapi sakit saya lebih pada saya kehilangan gelar 2015. Saya mencoba untuk tidak berpikir kembali ke saat-saat itu, tetapi saya harus mengatakan bahwa itu sulit bagi saya untuk memulai musim baru. Sampai kemenangan saya di Jerez itu masih terasa sulit,” kata Rossi.

Untuk diketahui, Rossi baru bisa meraih gelar juara pada seri keempat musim 2016 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Total The Doctor hanya meraih dua gelar juara seri MotoGP pada musim ini dan kalah dibandingkan musim 2015 lalu, di mana dia sukses menjuarai empat seri.

Rossi mengatakan kegagalan yang sangat fatal dilakukannya pada musim ini yakni di GP Italia yang diselenggarakan di Sirkuit Mugello. Seandainya, kata dia, dirinya bisa memenangkan GP Italia, kemungkinan besar untuk menjadi juara dunia tetaplah terbuka lebar.

“Perlombaan yang menentukan pada tahun 2016 adalah Mugello yang berakhir dengan kerusakan mesin. Itu memalukan, karena hasil ini akan mengubah musim. Ada perbedaan bagi pemimpin kejuaraan, jika dia memiliki awal yang baik dalam lomba nantinya tidak akan mengalami tekanan,” ujarnya.

Pada GP Italia 2016, motor YZR M1 yang saat itu dikendarai Rossi tiba-tiba saja mengeluarkan asap. Padahal saat itu, The Doctor sedang memimpin lomba yang hanya tersisa beberapa lap lagi.

Artikel Tag: valentino rossi, motogp, movistar yamaha