Berita TSC 2016: Dua Pemain Pengganti Pastikan Kemenangan Madura United Atas Semen Padang

Penulis:
Kamis , 19:48 WIB
Berita TSC 2016: Dua Pemain Pengganti Pastikan Kemenangan Madura United Atas Semen Padang

Madura United/foto gts

Ligaolahraga - Berita TSC 2016: Sempat dikejutkan oleh gol Semen Padang pada menit ke-53, Madura United harus berterima kasih kepada dua pemain penggantinya yang sukses memastikan tiga poin untuk tuan rumah, sehingga tetap menjaga peluang Madura United untuk bersaing menjadi yang terbaik di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Melakoni pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (1/12) sore. Tuan rumah diwajibkan memetik tiga poin untuk tetap menjaga persaingan dengan Arema Cronus dan Persipura Jayapura di papan atas klasemen. Mereka pun langsung menekan lini pertahanan Semen Padang yang tidak diperkuat dua penggawa andalannya, Cassio Fransisco de Jessus dan Handi Ramdhan.

Namun demikian, sampai 45 menit pertama berakhir, kuartet lini pertahanan Kabau Sirah yang dikawal Hengki Ardiles, Agung Prasetyo, Novrianto, dan Novan mampu menahan gempuran tuan rumah dan memaksakan skor kacamata jelang masuk ruang ganti.

Memasuki 45 menit kedua, Semen Padang tetap konsisten dengan permainan bertahannya dan lebih mengandalkan serangan balik dalam memborbardir pertahanan tim tamu. Di sisi lain, Laskar Sappeh Kerap (julukan Madura United) seperti dibuat frustasi oleh ketatnya pertahanan yang dibangun pemain bertahan tim tamu.

Puncaknya, menit ke-53 Vendry Mofu sukses menjebol gawang Herry Prasetya, diawali serangan balik cepat melalui aksi Marcel Silva Sacramento yang kemudian menyodorkan bola ke arah Vendry Mofu yang masuk dari second line, setelah mengontrol bola dalam kotak penalti, pemain nomor punggung 10 melepaskan tendangan ke arah gawang yang membawa Semen Padang unggul 1-0.

Madura United tersentak, Luis Fabiano dkk meningkatkan intensitas serangannya tapi peluang yang didapat tuan rumah selalu mampu dipatahkan pertahanan Semen Padang maupun Jandia di bawah mistar.

Sampai menit 81, Gomes de Olivera memasukkan Rishadi Fauzi yang mampu menghadirkan mimpi buruk bagi pertahanan Kabau Sirah. Belum sempat satu menit berada di lapangan, pemain dengan nomor punggung 25 langsung membuat stadio bergemuruh setelah bola sentuhan pertamanya berbuah gol untuk tuan rumah.

Memanfaatkan bola liar dalam kotak penalti Semen Padang yang coba dikontrol Patrich Wanggai, Rishadi Fauzi berhasil menyambar bola dan melepaskan tendangan kejut kaki kiri yang tidak bisa diantisipasi Jandia Eka Putra. Skor kembali imbang, tuan rumah makin termotivasi untuk mengejar tiga poin.

Terus mengurung pertahanan Semen Padang, pemain pengganti lagi-lagi menjadi penyelamat Madura United, Patrich Wanggai yang masuk menggantikan Rendi Siregar di menit 65 muncul sebagai pahlawan timnya, setelah berhasil membobol gawang Jandia pada menit 90 melalui tendangan firts time­ yang dilepaskannya dari dalam kotak penalti, 2-1 tuan rumah berbalik memimpin.

Gol tersebut menjadi yang terakhir pada pertandingan tersebut, dan tambahan tiga poin membuat Madura United mengoleksi 48 poin, jumlah yang sama juga dikumpulkan pimpinan klasemen Arema Cronus, tapi Singo Edan (julukan Arema Cronus) unggul head to head dari Luis Fabiano, dkk.

Semen Padang sendiri dengan kekalahan ke-12 dari 31 pertandingan membuat posisinya di papan klasemen harus kembali merosot ke peringkat 10 dengan koleksi 40 poin.

Artikel Tag: tsc a 2016, hasil pertandingan, review, semen padang, madura united, arema cronus, persipura jayapura