Berita TSC 2016: Dipaksa Bobotoh, Hariono Sempat Tolak Eksekusi Penalti

Penulis:
Rabu , 23:48 WIB
Berita TSC 2016: Dipaksa Bobotoh, Hariono Sempat Tolak Eksekusi Penalti

Hariono (kanan)

Liga Olahraga - Berita TSC 2016: Pertandingan kontra Perseru Serui dipastikan menjadi hari yang bersejarah bagi gelandang Persib, Hariono. Pasalnya, punggawa Maung Bandung itu untuk pertama kalinya mencatatkan namanya di papan skor pada pertandingan resmi.

Hariono pertama kali menginjakan kaki di Bandung tahun 2008 silam saat Persib dinahkodai oleh Jaya Hartono. Di musim debutnya, Hariono langsung menjadi figur sentral di lini tengah dengan kemampuannya melindungi pertahanan. Semangat dan totalitasnya di lapangan pun membuat Bobotoh selalu memuja namanya.Namun, hingga 8 tahun lamanya dirinya bergabung dengan Persib, Hariono adalah pemain yang tidak punya hasrat mencetak gol. Hingga akhirnya hari yang paling ditunggu tiba saat dirinya masuk score sheet saat menjamu Perseru Serui.Ketika sudah unggul 5-2 dari Perseru, wasit memberi hadiah penalti untuk Persib. Tiba-tiba seluruh Bobotoh yang berada di stadion menyebut nama Hariono supaya dirinya mengambil ekseksui penalti. Dukungan pun turut datang dari bench hingga akhirnya kapten tim, Atep, menghampirinya dan memintanya menjadi algojo.Dikatakan oleh sang pemain, dirinya akhirnya bersedia menunaikan tugas sebagai penendang karena menuruti keinginan Bobotoh. Dia pun mengakui sorak-sorai para suporter yang masuk ke telinganya membuat dia berani maju. Dan hasilnya sepakan keras di sisi kanan gawang kiper bisa melesak mulus meski sempat terbaca."Ya gol tadi patut disyukuri, semua itu karena permintaan dari semua, pemain, pelatih, official bahkan seluruh stadion meneriakan nama saya, saya dengar, Alhamdulillah bisa menjalankan dengan baik," ujar pemain yang dikenal irit bicara itu di Si Jalak Harupat, Rabu (30/11/2016).Pemain berusia 31 tahun itu mengakui bahwa dirinya sempat menolak ketika diminta oleh Atep untuk menjadi eksekutor. Tapi dirinya juga enggan mengecewakan Bobotoh yang sangat ingin melihat jagoannya bisa mengakhiri masa paceklik. "Ya awalnya engga (menolak ambil penalti) dan tidak mau tapi karena permintaan semuanya yang ada di stadion jadi saya mau," ujarnya.Hariono pun mempersembahkan gol perdananya bersama Persib tersebut untuk semua elemen yang saling bersinggungan di tubuh Persib. Termasuk keluarga dan istri tercinta yang selalu memberikan dukungan moril padanya."Gol ini yang untuk semua-muanya, untuk Bobotoh, tim dan keluarga. Pokoknya untuk semuanya lah," tandasnya.

Artikel Tag: hariono, persib, bandung, tsc 2016, perseru