Ragam Tinju: Kisah 2.000 Gelaran Tinju Promotor Kondang Bob Arum

Penulis:
Rabu , 19:20 WIB
Ragam Tinju: Kisah 2.000 Gelaran Tinju Promotor Kondang Bob Arum

Bob Arum mempromotori sekitar 15-16 ribu pertarungan selama 50 tahun

Ligaolahraga - Ragam Tinju: Akhir pekan lalu menjadi momen spesial bagi bos Top Rank, Bob Arum, yang tahun ini merayakan 50 tahun kiprahnya di bisnis olahraga tinju. Gelaran tinju di The Cosmopolitan (Las Vegas) dengan duel utama Vasyl Lomachenko vs Nicholas Walters merupakan yang ke-2.000 dalam karier Arum.

Gelaran tinju pertama yang Arum promotori digelar pada 29 Maret 1966 di Maple Leafs Garden, Toronto. Di sana Muhammad Ali menang angka setelah 15 ronde menghadapi George Chuvalo untuk mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat miliknya.

Ini menjadi yang pertama dari 27 pertarungan Ali yang Arum promotori, yang nantinya menjadi teman dekat, dan awal dari dominasi dalam dunia promosi tinju. Hebatnya, dominasi itu terus berlanjut 50 tahun kemudian. Sesuatu yang tidak mudah dalam bisnis tak berbelas kasihan seperti tinju.

“Ketika saya mempromosikan pertarungan pertama saya, akuntan saya masih menggunakan angka Romawi. Petualangan yang benar-benar luar biasa,” kata Arum, yang kini sudah menginjak 84 tahun. “Saya yakin tidak ada yang mampu mendekati angka 2.000 pertarungan dalam sejarah tinju.”

Lucunya, Arum sendiri tidak begitu memperhatikan kehebohan para staf dan media perihal 2.000 gelaran tinju yang dipromotorinya. Bahkan kalau bukan karena riset yang dilakukan matchmaker Bruce Trampler, dia tidak akan tahu hitungannya sudah mencapai angka tersebut.

“Saya sama terkejutnya seperti yang lain saat Bruce menghitungnya sebagai gelaran ke-2.000. Itu hanya sebuah even dan tak pernah memberikan angka. Hanya UFC yang memberikan angka pada even-evennya,” ujar Arum.

Trampler menyadari sudah mencapai gelaran ke-2.000 ketika sedang melakukan riset untuk jurnalis Sports Business Journal, Bill King, yang sedang menulis artikel tentang Arum. Begitu tahu, dia segera memberitahu Arum, namun sang bos tak menampakkan ekspresi. “Bagi saya gelaran ke-1999 sama dengan yang ke-2.000,” katanya.

http://www.boxeo-boxing.com/web30/wp-content/uploads/2016/03/arum-e1459336549362.jpg

Arum (tengah) di antara Muhammad Ali dan Jimmy Ellis pada 1971

Yang jelas, perjalanan Arum sebagai promotor tinju memang menempuh jarak yang sangat jauh. Dia memperkirakan bahwa dengan sekitar tujuh atau delapan pertarungan setiap gelarannya, dia sudah mempromotori antara 15 ribu sampai 16 ribu pertarungan.

Di masa-masa awal, Arum – seorang mantan pengacara AS yang bekerja untuk departemen kehakiman semasa pemerintahan Robert Kennedy di era 1960-an –tidak banyak tahu soal tinju. “Saya tak begitu tahu soal kelas-kelas di luar kelas berat. Saya hanya tahu kelas berat,” katanya. “Kemudian orang-orang mulai mengontak saya untuk mempromotori petinju di kelas lain.”

Sebagian besar gelaran tinju yang Arum promotori berasal dari kerja samanya ESPN, yang menayangkan siaran mingguan ‘Top Rank Boxing’ sejak 1980 sampai 1995. Dari 2.000 gelaran yang dia promotori, 767 di antaranya disiarkan oleh ESPN.

Berikut adalah data statistik lain yang dikumpulkan Trampler:

  • Arum mempromotori hampir di semua negara bagian AS, kecuali delapan negara bagian (Alabama, Alaska, Arkansas, Kansas, South Dakota, Vermont, Virginia, dan Wyoming).
  • 593 pertarungan perebutan gelar juara dunia, termasuk 22 duel di kelas berat.
  • 506 gelaran tinju di Nevada, 410 di New Jersey dan bahkan 14 di Tiongkok.
  • 215 kota di AS, dan 91 kota luar AS di 25 negara, plus Puerto Riko.
  • 126 gelaran disiarkan di HBO, 98 di CBS, dan 73 di ABC.
  • 41 pertarungan Miguel Cotto, 38 Michael Carbajal, 37 Oscar De La Hoya, 37 Donald Curry, 36 Johnny Tapia, 35 Floyd Mayweather, 34 Julio Cesar Chavez Jr., 33 James Toney, 32 Erik Morales, 31 Micky Ward, 28 Iran Barkley, 27 Muhammad Ali, 25 Freddie Roach, 25 Roger Mayweather, 20 Marvin Hagler, 20 Manny Pacquiao, 19 Juan Manuel Marquez, 14 George Foreman, 13 Thomas Hearns, 10 Alexis Arguello, 10 Ray "Boom Boom" Mancini, 8 Roberto Duran, 7 Sugar Ray Leonard, 7 Julio Cesar Chavez Sr., 7 Vito Antuofermo, 5 Carlos Monzon, 5 Emile Griffith, 4 Mike Tyson, 2 Larry Holmes, dan 1 even melompati Snake River Canyon oleh Evel Knievel.

https://media.zenfs.com/en_us/News/gettyimages.com/keep-memory-alives-16th-annual-20120219-033620-912.jpg

Arum bersama Muhammad Ali pada 2014

Siapakah petinju favorit yang Arum promotori? Jawabannya: Ali. “Dia figur yang dikenal di seluruh dunia. Orang-orang mencintainya ke manapun dia pergi, tapi dia juga petarung yang hebat.”

Manny Pacquaio menjadi petinju favorit keduanya. “Kisah hidupnya luar biasa. Dia (Pacquiao) datang dari tanpa memiliki apa-apa menjadi orang yang dicintai oleh satu negara,” ujarnya. Tiga petinju favorit Arum berikutnya adalah Marvin Hagler, George Foreman dan Floyd Mayweather.

Dari semua pertarungan yang dia promotori, yang menjadi duel paling favorit bagi Arum adalah Sugar Ray Leonard vs Hagler pada 1987, disusul Oscar De La Hoya vs Felix Trinidad pada 1999, Ali vs Joe Frazier II pada 1974, dan terakhir Mayweather vs Pacquiao pada 2015.

Soal rahasia kemampuannya mampu bertahan begitu lama, Arum berkata, “Saya diberkati dengan mewarisi gen yang bagus dari kedua orangtua saya,” kata Arum tentang latar belakangnya sebagai Yahudi Ortodoks. “Tanpa itu, Ada tidak akan bisa melakukan ini di usia saya.

Satu rahasia lain adalah kemampuannya beradaptasi dengan waktu. “Saya selalu tahu saya harus selalu mengikuti perkembangan teknologi,” katanya. “Anda harus bisa melakukan seperti halnya yang orang-orang lebih muda mampu lakukan, dan saya mampu melakukan itu.”

Artikel Tag: bob arum, muhammad ali, manny pacquiao, tinju