Berita MotoGP: Kecewa di Musim Perdana, Tito Rabat Targetkan 10 Besar di 2017

Penulis:
Rabu , 17:20 WIB
Berita MotoGP: Kecewa di Musim Perdana, Tito Rabat Targetkan 10 Besar di 2017

Tito Rabat

Liga Olahraga - Berita MotoGP: Rookie di kelas MotoGP pada musim 2016, Tito Rabat sudah meyelesaikan debut pada musim ini bersama tim Marc VDS Honda dan meraih hasil yang kurang bagus. Pebalap asal Spanyol tersebut nampak kesulitan saat menunggangi motor Honda RC213V.

Juara dunia Moto2 musim 2014 ini, hanya meraih hasil terbaik finis di tempat ke-10 pada balapan di Brno, Ceko. Dia juga tercatat sebanyak dua kali tidak berhasil finis yakni di Le Mans dan Aragon dan satu kali absen pada GP Mugello karena cedera patah tulang selangka.

Rabat mengatakan pencapaiannya pada musim ini sungguh mengecewakan. Namun dia mengaku sudah banyak belajar dari musim perdananya di MotoGP, terutama saat menunggangi motor Honda RC213V.

“Sangat berat, tapi saya telah banyak belajar bagaimana kerja motor MotoGP, bagaimana untuk memahami feeling pada motor dan juga bagaimana seluruh tim bisa bekerja. Kami harus berpikir positif dan terpenting saya memiliki peluang lagi di tahun depan. Saya telah memiliki dasar yang baik di musim ini,” kata Rabat.

Dia mengatakan dirinya juga sudah banyak belajar bagaimana cara mengendarai motor MotoGP yang sangat berbeda dengan Moto2. Selain itu, Rabat juga melatih cara berpikir cepat untuk mengambil keputusan dan posisi di atas motor MotoGP. Namun dari itu semua, kata dia, pelajaran yang paling berharga didapatnya yakni kesabaran.

“Saya sudah berubah, cara mengendarai motor, berpikir, berlatih, posisi di atas motor, apa yang saya fokuskan ketika mengendari motor dan lain-lain. Banyak hal. Pelajaran paling penting yang saya pelajari adalah untuk bisa lebih bersabar,” ujarnya.

Menurut Rabat, momen terbaiknya pada musim ini yaitu pertama kali bisa menunggangi motor MotoGP. Sementara balapan di GP Misano merupakan momen yang paling terbaik selama setahun ini. Rabat mengaku pada GP Misano merupakan penampilan terbaiknya sepanjang musim 2016 ini.

Sementara, GP Mugello merupakan momen terburuk selama karirnya di MotoGP karena mengalami kecelakaan dan mendapatkan cedera patah tulang selangka.

“Saya meningat balapan di Misano. Meski saya kecelakaan di sana, itu balapan terbaik bagi saya. Itu adalah hari di mana saya merasa terbaik karena memiliki kecepatan. Di sisi lain, Mugello merupakan momen terburuk, karena saya mengalami kecelakaan dan patah tulang selangka,” ungkapnya.

Lebih jauh, Rabat menyampaikan pada musim depan dirinya akan tampil lebih baik lagi dan sudah mencanangkan target untuk finis pada posisi 10 besar di akhir musim.

“Akan menjadi hebat untuk masuk 10 besar, memiliki balapan yang baik, tampil kompetitif dan terus berkembang,” ungkapnya.

Artikel Tag: tito rabat, marc vds honda, motogp