Berita Porprov Sumbar: Taklukkan Pasbar, Limapuluh Kota Pastikan Emas Cabor Sepak Bola

Penulis:
Selasa , 23:59 WIB
Berita Porprov Sumbar: Taklukkan Pasbar, Limapuluh Kota Pastikan Emas Cabor Sepak Bola

Kapten tim Kab Limapuluh Kota, Enggi Pagama menerima penyerahan medali emas dari Wagub Sumbar, Nasrul Abit/foto M Fitrah

Ligaolahraga - Berita Porprov Sumbar: Kabupaten Limapuluh Kota sukses merebut medali emas cabang olahraga sepak bola pada Porprov Sumbar XIV/2016 setelah menaklukkan Kabupaten Pasaman Barat di partai puncak dengan skor 2-0 di Stadion H Agus Salim, Padang, Selasa (29/11) sore.

Dua gol Limapuluh Kota pada perebutan medali paling bergengsi Porprov tersebut diciptakan Febri Andi Putra menit ke-56 dan eksekusi penalti Edo Andika Putra pada menit ke-62.

Sukses menaklukkan Pasaman Barat yang cukup diunggulkan karena final tahun ini adalah final ketiganya secara beruntun di Porprov, Pelatih Limapuluh Kota, Hudra mengatakan, kunci kemenangan timnya adalah kerjasama, dukungan, dan doa dari seluruh masyarakat Limapuluh Kota.

“Saya bersyukur atas hasil yang diraih hari ini (kemarin, red), anak-anak mampu bermain penuh semangat dan pantang menyerah,” kata Hudra beberapa saat setelah memastikan raihan medali emas cabor sepakbola.

Baru pertama kali membawa Limapuluh Kota ke partai final dan langsung mempersembahkan medali emas, Hudra mengaku sangat mengapresiasi permainan anak Enggi Pagama, dkk yang mampu mematikan pergerakan para pemain Pasaman Barat dengan pressing ketat sepanjang pertandingan.

“Medali emas ini membuktikan kami siap untuk pertandingan final dan pantas untuk memenangkan pertandingan,” ulasnya.

Pertandingan sendiri berlangsung panas dan ketat, disaksikan langsung kedua Bupatinya, yaitu Irfendi Arbi selaku Bupati Limapuluh Kota dan Syahiran dari Pasaman Barat, sepanjang 45 menit pertama kedua tim sama-sama menunjukkan permainan terbuka, beberapa peluang berhasil diciptakan. Namu, tangguhnya lini pertahanan kedua tim, ditambah kondisi cuaca yang masih cukup panas berpengaruh terhadap stamina pemain, sampai wasit Rahmat Hidayat meniup pluit tanda usainya paruh pertama, skor 0-0 untuk kedua tim tetap bertahan.

Keluar dari kamar ganti, cuaca yang tidak lagi sepanas paruh pertama, mampu dimaksimalkan Kab Limapuluh Kota untuk lebih menekan lini pertahanan Pasaman Barat. Usaha anak-anak Limapuluh Kota akhirnya membuahkan hasil, setelah pemain nomor punggung 10, Febri Andi Putra mampu memaksimalkan bola skremit di depan gawang Togar Bornardo untuk membawa timnya unggul 1-0.

Ketinggalan Pasaman Barat mencoba bermain lebih menekan. Tapi, antisipasi yang dilakukan Hudra selaku juru taktik Limapuluh Kota terbukti cukup ampuh, menit 62 melalui, berawal dari serangan balik yang dibangun pemain pengganti Afriwan Putra dari sisi kiri berbuah tendangan penalti, setelah pemain nomor punggung 9 itu dijatuhkan dalam kotak penalti.

 Edo Andika Putra yang maju sebagai eksekuktor tanpa kesulitan menaklukkan Togar Bornardo dan membawa Limapuluh Kota menjauh 2-0.

Kembali kebobolan, Pasaman Barat terus mencoba menyerang lini pertahanan Limapuluh Kota. Namun, pertandingan justru makin berlangsung keras. Beberapa pelanggaran keras mewarnai 20 menit terakhir.

Puncaknya, menit 80 insiden keributan yang terjadi di dalam lapangan memancing reaksi dari suporter Pasaman Barat yang memadati Stadion H Agus Salim, Padang. Aksi tidak terpuji dilakukan suporter Pasbar dengan melempar botol minuman mineral ke arah banch pemain Limapuluh Kota, bukan saja ke banch pemain, beberapa kali lemparan juga dilakukan terhadap suporter Limapuluh Kota.

Dua kepala daerah yang hadir mencoba menenangkan masanya, namun, saling lempar botol mineral tetap berlangsung hampir lima menit. Sampai akhirnya, petugas keamanan bergerak ke tribun untuk mendinginkan masa.

Di lapangan hiaju sendiri, kejadian di tribun tidak berpengaruh banyak di lapangan. Limapuluh Kota yang fokus pada lini pertahanannya sukses menjaga keperawanan gawangnya, sampai 90 menit pertandingan.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi terlihat girang melihat para patriot olahraga daerahnya mampu mempersembahkan medali emas di cabor paling bergengsi tersebut. “Mind set atlet Limapuluh Kota yang datang ke Porprov adalah prestasi,” ujar Irfendi singkat.

Artikel Tag: porprov xiv, sumbar, padang, limapuluh kota, medali emas, pasaman barat, pasbar